KP @ P.T. Indoserako Sejahtera Part V : SCADA

By : Giovanni Sutanto NIM 132 05 038

SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) adalah interface antara manusia (user) dengan controller (biasanya PLC), yang memungkinkan user untuk melakukan monitoring proses (pengawasan pada nilai variabel-variabel proses yang dibaca oleh sensor dan dikumpulkan oleh controller) dan memberikan perintah pengendalian pada controller (controller kemudian mengendalikan aktuator) dari suatu tempat yang terpusat (ruang kendali/control room).

SCADA telah mengalami perkembangan, dari yang dulunya berupa papan dengan indikator-indikator lampu dan tombol-tombol, menjadi tampilan grafis yang interaktif di layar komputer dengan bantuan beberapa software. Selama kerja praktek, penulis sempat mempelajari dua buah software yang jika dikombinasikan dapat berfungsi sebagai SCADA, yaitu KEPServerEx dan In Touch Wonderware.

KEPServerEx merupakan salah satu contoh software OPC (OLE (Object-Linking and Embedding) for Process Control) Server, yang berfungsi sebagai server (penyedia data) dalam komunikasi data secara serial dua arah antara komputer dengan Master dari sistem PLC melalui salah satu protokol fieldbus. Komunikasi data ini antara lain adalah melakukan scanning terhadap nilai variabel yang ingin diamati oleh user (pengambilan data) dan mengubah nilai suatu variabel sesuai keinginan user (pengiriman data). Protokol fieldbus sendiri ada beberapa macam, di antaranya Modbus TCP dan Ethernet/IP. Untuk lebih jelasnya mengenai protokol-protokol ini, mungkin bisa ditanyakan kepada teman-teman angkatan 2005 yang mendalami SCADA selama Kerja Prakteknya, contohnya Saudara Khrisna (KP di Total E & P), Saudara Pradipta (KP di Schneider), dan Saudara Mahathir Firman (KP di Schneider).

Sedangkan software In Touch Wonderware berfungsi untuk memberikan tampilan grafis di layar komputer untuk user seperti lampu-lampu indikator, display angka, ilustrasi ketinggian cairan dalam tangki, dan lain sebagainya, yang terkait dengan variabel-variabel proses yang di-scan oleh KEPServerEx dan tombol-tombol atau nilai masukan dari user yang terkait dengan variabel-variabel yang akan dikendalikan melalui komunikasi data oleh KEPServerEx. Tampilan pada In Touch Wonderware diprogram oleh programmer sedemikian sehingga dapat memudahkan user dalam pengawasan dan pengendalian proses (user-friendly). Contoh tampilan SCADA pada software In Touch Wonderware adalah sebagai berikut :

Pada SCADA di atas, tinggi fluida di dalam “Reactor Batch” senantiasa di-update dengan hasil pembacaan sensor ketinggian fluida dalam tangki (Reactor Batch) pada sistem PLC. Update dilakukan melalui komunikasi data antara PLC dan komputer.

Selain itu, jika tombol “Output” di-click, maka valve yang terkait akan berubah posisi (dikendalikan oleh aktuator pada sistem PLC).

Pada post selanjutnya, yaitu “KP @ P.T. Indoserako Sejahtera Part VI : Organisasi Perusahaan”, penulis akan membahas pentingnya tiap bagian dalam struktur organisasi P.T. Indoserako.

Best Regards,

Giovanni Sutanto
NIM 132 05 038

2 comments so far

  1. IT on

    Scada is really good thing, best regards

  2. chandramde on

    Aku belum pernah make software scada beneran. Kalo PLC + HMI sih sudah.

    Rgds,
    Chandra MDE
    http://telinks.wordpress.com


Leave a reply