Archive for June 26th, 2008|Daily archive page
1st post
hello semuanya..
ini postingan pertama g, krn g br tau bs ngenet bebas d kantor rupanya pas sore2, hehehe.. jd sore2 br bisa ini blog.
sepertinya asiq sekali y dr crita2 kwn2 yg KP-nya bareng2, g d sini cuma sendirian, huhuhu..
uda dl d, lg ngetes doank, bsk2 nulis lg, mau plg dl ni.
cya al..
-tyson-
Tim Mauts are Back…
Maaf ya teman-teman karena anda-anda mungkin sudah lama menunggu kabar dari Tim Maut P3B Cinere. Kita memang lagi sibuk rapat dan mengikuti forum se-Jawa Bali dua hari yang lalu mengenai Dissolved Gas Analyis (DGA) di GI Pulomas, dekat Universitas Negeri Jakarta. Kita menjadi pendamping Pak Pekik (Ketua) + Manajer-Manajer keempat Region untuk mendengar penjelasan Alat Uji DGA “Transport X” dari pabrikan Kelman (UK) dan “GC” dari pabrikan Shimadzu (Japan). Memang ada benarnya juga seperti yang dikatakan saudari Adin, “Ranger Kuning”, di sini bahwa PLN bisanya hanya beli mahal-mahal alat yang high tech. Cuman ya kalau kita melempar bola panas ke PLN, kita juga ikut bertanggung jawab akhirnya (apalagi sebagai anak Insititut Terbaik).
Anyway, alatnya emang keren, mahal, dan modern. Khusus “Transport X” atau “Transportant X”, presentasinya langsung dilakukan oleh dua orang petinggi Kelman (bule), yaitu Manajer Kepala dan Project Manajernya langsung, dalam bahasa Inggris. Kalo yang udah ngambil Teknik Isolasi Pak Warno semisal Rega, DGA mungkin topik terhangat, terpopuler, dan terindah dari mata kuliah itu. Jadi ya mengena banget. Cuman di PLN, DGA juga merupakan hal yang masih perlu dikembangkan. Mungkin alatnya udah ada di sebagian region, tetapi paling tidak hanya dilakukan saja beberapa kali dan dianalisa, tanpa proses tindak lanjut dari hasil analisa tersebut. Masalahnya kalo yang belum ngambil isolasi, ya manggut-manggut aja tak jelas. Apalagi pkit blm ngambil… (bercanda
) Walau ga ngerti, ya ikut suasana aja. Kalo ketawa ya ikut ketawa…
Mengenai DGA (Dissolved Gas Analysis) sebagai teknik analisa gas terlarut dalam minyak trafo, lebih lanjut mungkin bisa didiskusikan di comment ntar.
Salam dari tim maut p3b Cinere…
Fotografer : Jarwo
Si David pede banget tuh makan kue di dekat alat uji dga yang nilainya ratusan jt. Kalo foto ini di zoom, tangan Andi Ichwan yang kanan baru megang kue tuh, makanya ada kelapa2 kue yang jatuh ke atas alat. Untung ga ada alarm detektor coconut oil di alat itu
Udah itu liat tuh mukanya, dengan mimik tak bersalah pula
.
Fotografer : Jarwo
Disini si David yang parah banget. Yang lain udah serius liat alat, si David langsung konsentrasi ke kamera stand by. Cuman sih yang lain pada ngeliatin tombol powernya doang
Fotografer : Ichwan
Fotografer : Rega
Itulah kisah kasih tim maut p3b di pulomas bersama ahli dan manajer keempat region Jawa Bali.
Comments (2)
Comments (9)





























