Archive for June 18th, 2008|Daily archive page
KP @ PT.INTI Cab.Hasan Sadikin
Hah ??? Emang ada ???
Seminggu setelah awal mula kami KP di INTI, tepatnya senin kemaren (16/06/08), kami (saya dan bagja) diajak utk. terjun langsung ke lapangan. Bukan lapangan dimana ada tower-tower BTS yg ditempatkan di tengah-tengah padang ilalang yg utk. menempuhnya dperlukan waktu berjam-jam pake mobil jeep dimana pemandangan begitu indah kiri-kanan sawah sejauh mata memandang terhampar langit biru seperti yg anda bayangkan. Lapangan yg saya maksud adalah RSHS, yup … Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kebetulan disana PT.INTI mendapat proyek dari Telkomsel utk. memasang indoor GSM di RSHS.
Indoor GSM ini diperlukan untuk memperkuat sinyal GSM di dalam gedung. Awalnya, pihak RSHS meminta Telkomsel utk. memperbaiki sinyal yg. sering putus di dalam gedung. Lalu Telkomsel meminta PT.INTI selaku kontraktor utk.memasang GSM indoor di RSHS. Biaya pemasangan seluruhnya ditanggung oleh Telkomsel. So, buat HME kalo mau complain sinyal jelek ke Telkomsel mungkin bisa aja dipasangin indoor GSM gratis.
Di RSHS, kami tambah kenalan baru lagi, namanya Bu Niken, karyawan Telkomsel. Beliau yg bertanggung jawab dalam hal pemasangan indoor GSM di RSHS. Selama 2 hari, senin dan rabu, kami berempat (saya, bagja, b.niken dan p.unang) memeriksa setiap indoor GSM yg terpasang di atap gedung-gedung RSHS. Kami memeriksa setiap level sinyal dari antenna indoor yg bisa ditangkap oleh handphone. Capek juga sih sebenernya, tapi ya inilah mungkin gambaran kerja nanti.
Di RSHS, kami mendapatkan akses khusus ke tempat2 yg tidak mungkin dijangkau oleh orang2 luar seperti tempat pengelolaan gizi makanan, tempat kuliah anak FK.Unpad (huhuhu…), ruang penelitian dokter, tempat2 aneh macam patologi, anestesi, ortopaedi, dlldlldll. Banyak orang yg. kami temui, mulai dari nenek tua yg lagi dibopong oleh anaknya (mungkin), ibu yg mengelus2 anaknya yg masih balita, calon2 dokter (co-ass) yg dimarah-marahi sama dokter senior, lalu ada suster2 yg … (gk ah, ntar jadi membangkitkan fantasi yg aneh2).
Makan siang m3njadi favourite time bagi saya, selain ditraktir (hehe…) jga terjalin keakraban antara perbincangan-perbincangan kami. Pak Unang dan Bu Niken dengan semangat menceritakan pengalaman-pengalaman mereka lalu memberi kami nasehat untuk paska kampus kami “ntar kl udah lulus, kerja disini, trus setelah beberapa tahun pindah kesini, dlldll.”
Hari ini ada satu peristiwa yg memberikan makna pada hidup saya. Saat itu kami berlima (plus satu petugas rumah sakit), sedang memeriksa salah satu antenna di sebuah lorong RSHS di dekat kamar-kamar pasien, kebetulan siang itu lorongnya agak gelap (ntah apa cuma perasaan saya saja). Ketika sedang serius-seriusnya melakukan pengukuran tiba-tiba dari kamar sebelah terdengar teriakan :
Ampuuuuuuuunnnnnnn …….. Guuusssssssstiiiiiiiii ………. Saaaaaaakiiiiiiittttttt …………..
(jantung saya) Deg …
Salah besar jika anda mengira bahwa sedang ada take salah satu adegan sinetron “hidayah”. Rupanya ada salah seorang pasien yg kesakitan, ntah karena efek pengobatan atau memang karena penyakitnya.
atau mungkin … sakaratul maut …
Hari ini saya sangat bersyukur telah mendapatkan pelajaran yg sangat berharga …
tentang kesehatan …
tentang rasa sakit …
dan tentang … kematian …
KP @ PT.INTI (another story of INTI)
Reporter kami melaporkan langsung dari lokasi kejadian. Silakan saudara yanuar
Terima Kasih. Perkenalkan nama saya yanuar, utusan EL05 di PT.INTI Bandung, tentang PT.INTI mungkin udah banyak diceritain sama si hercup. KIta emang KP di perusahaan yg sama tapi tempat mangkalnya beda gedung. Kalo saya di gedung utama sedangkan hercup di gedung pembantu (kyak pilem aja pemeran utama pemeran pembantu … hehehe piss cup … just kidding).
Langsung aja, akan saya ceritakan kronologis kejadian KP yg saya alami beberapa waktu terakhir ini.
Saya sedivisi dengan Tribagja, utusan lain EL05, yang ditempatkan di divisi JTS (Jaringan Telepon Selular). Sesuai namanya, divisi ini bertugas untuk mengerjakan proyek yang berkaitan dengan jaringan selular. Salah satunya adalah pemasangan indoor GSM (akan diceritakan kemudian). Kami berdua mulai ber-KP ria hampir tepat seminggu sebelum tulisan ini diterbitkan (18/06/08).
Minggu pertama kali lalui dengan lebih banyak sosialisasi dengan para karyawan yg ada di situ. Sungguh saya sangat terkesan dengan para karyawan yang ramah2 serta baik2 sama kami berdua khas supis (sunda pisan) euy. Kenapa saya bilang ramah ?
- Pembimbing kami, Bapak Edi. Saat hari pertama, beliau bilang ke kami kalo dia minta ke teman2nya : “Kalo ada yg KP disini tolong dibantu sebisa mungkin, karena banyak membantu inilah rezeki kita lancar mengalir, banyak proyek yg datang ke kita.” Langsung saya mendapat pelajaran pertama pada hari itu.
- Bapak Sholihat, bagian TestCom, pada hari pertama langsung menunjukkan pada kami alat-alat yg digunakan dalam pemasangan indoor GSM serta fungsi-fungsinya. Lalu pada hari kedua, saya meminjam dulu bangku beliau sebelum beliau datang. Ketika beliau datang kemudian saya beranjak pergi utk. mencari bangku lain eh … beliaunya malah bilang “Gk apa2, disini mah bebas, pake aja bangku saya.”
- Bapak Rudi. Bapak ini datangnya biasanya paling pagi. Bapak ini yg saya temui pertama kali di tempat KP. Begitu saya datang langsung diajak ngobrol. Setelah agak lama ngobrol keluar pertanyaan yg sering bgt ditujukan orang ke saya, “Jowone ngendi mas???” tanpa bertanya-tanya dulu apakah saya orang jawa atau bukan. Rupanya bapak Rudi pernah di Kediri lama, kl gk salah 2 bulan buat masang BTS.
- Bapak Unang, bagian lapangan. Sejak pertama bertemu dengan beliau langsung terkesan karena beliau mengajak salaman dengan cara yg beliau sebut cara komando. Salaman yg biasa dilakukan oleh orang2 yg sudah akrab (salaman biasa lalu ditambah salaman dengan dengan tanga dikepal). Selama di lapangan beliau yg setia membantu kami. Sama seperti Pak Rudi, beliau jg menanyakan hal yg sama terhadap saya “Jowone ngendi???” dan ternyata juga, beliau pernah lama di Kediri buat masang BTS (mungkin bareng sama Pak Rudi)
- Bapak-bapak yg lain yg saya belum sempat kenalan karena jarang berada di kantor (mungkin karena orang lapangan). Tapi mereka semua ramah2 terlihat dari jabatan tangan yg mereka berikan pada kami.
- Teteh-teteh yg sempat menawarkan gorengan ke saya, bagja gk ditawarin, hehe …, emang pas waktu itu adanya cuma saya. Sayang bgt, belum sempat kenalan euy ..
Suasana di tempat kerja sangat akrab, walaupun serius namun jauh dari kesan tegang. Selalu saja ada becandaan yg keluar dari orang-orang disana. Pak Edi dipanggil abah oleh orang-orang sana, sedangkan Pak Sholihat dipanggil Uwak, menunjukkan bahwa mereka sudah seperti keluarga … hiks … hiks … jadi terharu. Setiap datang kerja, setiap orang selalu menyalami orang yg lain, teteh2 yg masih muda bahkan mencium tangan bapak2 yg senior, kayak di kampung saya banget. Jadi pengen pulang … eits … 2 bulan lagi, sabarrr.
to be continued …
Demikian. Yanuar melaporkan langsung dari lokasi kejadian. Dikembalikan ke studio utama. Silakan Chantal
(Chantal Della Concitta – red).
Laporan Langsung dari Lintasarta #bag. 5
Menyusul postingan para LA’ers sebelumnya: Abi, Dhanang, Iman, dan Sapu. Sekarang giliran LA Thamrin kembali menelurkan postingnya. Disini sangat menyenangkan sekali, apalagi ada lefanu yang baik hati. huehehe
10 KADO KAPE ADIN
Hampir dua minggu jalan. KP di Batam ini, secara kelimuan mungkin gak terlalu high tech. Walaupun alat-alatnya high tech, tapi semua itu beli. Jadi Indonesia menjadi operator, terlebih ada sistem SCADA. Operator tinggal klik, klik, klik. Beres. Rusak? Service? Atau Lembiru? Lempar beli yang baru? Gak tau lah. Jadi gak akan kubahas itunyah. Dari hati yang paling dalam ajah… alah…
Inilah yang kurasakan…(Huek!)
- Pembimbing kok niat. (kok make ‘kok’? wekekek). Gak nyangka uy. Ternyata KP di PLN gak nyampah-nyampah amat. Hehe. Gak bisa dibilang gak nyampah juga, soalnya kalau kebetulan pembimbing lagi rapat. Ter…Lan…Tar… Dan pertama kali datang ke BCC (Batam Control Centre) di Baloi, saya bertemu pembimbing. Seorang minang yang ramah, tekun dan low profile. Pesan dia yang selalu gw ingget, “Belajarlah yang banyak diik, disini tanya-tanya saja. Wajah kami memang seram-seram. Tapi hati kami baik. Jangan ragu-ragu belajar ke bapak-bapak dispatcher. Walaupun mereka STM, tapi ilmu mereka banyak. Mungkin yang dia tahu, kita tidak tahu. BEgitu juga sebaliknya. Kita sama-sama belajar ya, saling mengisi.” Thanks Pak PP. Setelah itu rasanya wawasan ini banyak bertambah. Kuncinya satu, NANYA NANYA NANYA. gak ding, satu aja, NANYA.
- Lima SDM di BCC. Di kantor saya cuma ada lima pegawai. Satu boss, satu evaluator, satu planner dan dua dispatcher. Dikit yah? Namanya juga Batam, kecil lah kalau dibandingkan Jawa sana. Pak SN : mengajarkan saya bahwa ide itu mahal. Ide itu paduan inisiatif, kecerdasan dan kreatifitas. Harusnya ini banyak lahir dari anak-anak ITB macam ente. Untuk perbaikan dan kemajuan bangsa. Dia merasakan potensi itu ada melihat alumnus-alumnus kita. Beliau yang paling getol ngajarin saya dan maksa saya ngoprek MATLAB. gak masuk jadwal padahal. Pak B: Hidup itu indah, tergantung gimana kita ngeliatnya. Ngeliat dia tiap pagi kayaknya semangat betul bekerja buat istrinya (belum punya anak soalnya). Banyak hal simple yang dia lakukan buat ngebahagiain diri. (Dengerin lagu-lagu ‘getek’ cem kangen band dll, masang foto sandra dewi di desktop gede banget! dll). Tapi rupanya itu ngasih efek luar binasa, eh biasa, buat kinerjanya. Dispatcher: mungkin kalau tahu kerjaan mereka : ngambil data, catat dan pindahkan ke excel. Tapi di tangan mereka kebijakan-kebijakan listrik Batam digantungkan. Semangat ya bapak-bapak. Setiap setengah jam mereka update data menggunakan radio ke beberapa pembangkit di Batam. Seru-seru orangnya, winamp nya lebiih keren daripada pak Bosnya, Bapak B.
- PLN Batam bukan PLN yang kayak di Jawa toh. Tahukah anda? PLN itu kepanjangan dari perusahaan listrik negara? Ya iyalah… Masa… *Piiip* . Salaaaah… Hehe apa sih. PLN di Batam, itu adalah Pelayanan listrik nasional. Ini anak perusahaan PLN (persero) kayak P3B, PJB dll. Listrik di Batam mahal. Gak disubsidi. Hampir dua kali lipat di Jawa. Tar saya liatin kurva bebannya juga, hampir dataaaar. Unik, mungkin karena konsumsinya banyak untuk daerah industri. Nah, kalau tempat saya, BCC, itu kayak P3B nya PLN (persero).
- Don’t judge a man by it’s cover. Banyak pertolongan dan sapaan hangat yang tak terduga dari orang-orang yang kukira jahat. Haha. Tampang boleh serem, tapi berhati lembut. Dan biasanya saya bernafas lega… Fiuh… Kupikir kuharus jalan terbirit-birit kalau bertemu orang-orang serem kek gituh. Beberapa kali gak jadi lewat sebuah jalan, mending muter, gara-gara ngeliat orang-orang seram berkumpul. Hehe. Dipikir2… Ngapaiiiiin coba. Nyesel awak.
- Bekerja itu ibadah, haduh… beurat euy...Kontrol sistem di beberapa instansi pemerintah mungkin renggang. Jadi kalau ada nyampah-nyampah gitu, mungkin banget. Tapi emang, beberapa orang bekerja tidak lagi untuk uang atau untuk memenuhi laporan KP. Hehe. (Hayo loh…siapa yang gitu??). Tapi untuk divisi teknik biasanya agak bagus. Soalnya mereka kalau macem-macem langsung kerasa. Listrik padam, alat rusak, data gak ada, dll. Hehe. Kasian deh anak teknik. Kasian atau beruntung ya? Tapi di sistem seperti apapun, saya menjadi percaya, kalau seseorang memiliki mentalitas yang bagus, dimanapun dia, sepertinya tetap stay fun and prof. Mereka bekerja untuk masyarakat yang lebih baik. Kelihatan dari visi mereka. Banyak orang bekerja sepertinya hanya bervisi pendek, dapur mengepul. Atau paling panjang sampai beberapa saat menuju liang lahatnya. Tapi untuk bapak-bapak hebat itu, gaji besar hanya bagian dari resiko kerja kerasnya. Beberapa orang bersyukur dengan anugerah yang Tuhan kasih dengan menyalurkan berkahnya ke masyarakat luas. Huamm… Bisa gak ya akyu? Kamyu? Kita? Wallahu’alam.
- Ilmu-ilmu yang sudah, sedang dan akan dipelajari. Operational system, perencanaan (harian dan bulanan), evaluasi (bulanan), short circuit, load flow, pemeliharaan, transmisi, Gardu induk, ETAP, SCADA. Moga nanti kita bisa berbagi.
- “Adinda Ihsani Putri, SME” wanna be. Dua minggu ini kenyang berkutat dengan excel. Ini yang bikin otak jd gak jelas susunannya. (kalo lo sih gw yakin gak akan man. “Ck. Excel doang…”, Gumam Iman_andeh. haha. ampyun man.). Mpe kacamata gw patah coba. (ini ada yang gak nyambung. coba dicek aja yang mana). Beres KP disini insya Allah langsung di wisuda di gedung pusat PLN Batam dan dapet gelar SME a.k.a. Sarjana Microsoft Excel.
- Beberapa mata kuliah yang kupikir terpakai selama KP. Teknik presentasi, konsep teknologi, PRE, Agama, RE, OOP, ProbStat, Anum, TransDa dan MME.
- Capek kalau nulis begini curi-curi internet.
- Sedih kalau tak guna.
(
Itu ajjah… Thanks buat yang lain. Gw seneng bacanya. Jadi kaya ilmunya. Seruuu!
Adin “Ranger Kuning”
Siang kosong (kegiatan, perut, hati) di BCC Batam
Ngenet penuh dosa -Sya ampuuun-
Lintasarta TBS Return!
assalamu’alaikum baraya, 13205147 is in the post. yow, sy mw berkisah gimana keadaan KePrak di Lintasarta di TBS di Cilandak. postingan ini sekaligus adalah komplemen postingan iman mahdi sebelumnya. FYI, soundtrack di ruangan waktu sy nulis postingan ni adalah lagu-lagu dangdut, tadi yang main lagu yang liriknya gini niy:
cintaku sayangku kasihku, kuserahkan semua hanya untukmu… semoga Tuhan merestui… bahagia selamanya…
ada yg inget ga judul lagu itu apaan? tp sekarang lagunya dah ganti euy jadi lagu dangdut yang sy ga apal, tapi dari kualitas sound dan lirik lagunya mah kekna ni lagu direkam langsung pas di panggung gitu, live in concert lah..
well, hayu kita mulai ceritanya dari cerita tentang Lintasarta (LA). LA teh suatu perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi data (kayanya mah). naah, salah satu lokasi LA ini ada di jalan Tb. Simatupang (TBS). tampak samping gedung LA TBS:
gbr 1. kantor LA TBS
coba perhatiin geura, ad pohon tapi ada mobil juga, ada bendera merah-putih pulak. jadii, kantor LA tuh emang kantor yang memadukan unsur modernitas + mobilitas dengan keramahan lingkungan dan patriotisme. pantes aja LA bisa maju pesat mpe skarang. FYI, LA tuh perusahaan kekna tajir pisan, mobil operasionalnya aja Avanza, ada puluhan lagi… terus ada ruangan yang namanya data center, disini terdapat puluhan server, malah mungkin ratusan, padahal harga 1 mesin server tuh bisa sampe ratusan juta, dibayangin aja lah berapa besar aset perusahaan ini O_o.. mana liftnya sini juga bagus lagi, ada AC di dalemnya, bisa ngangkut 9 person max 600 kg, ga suka bunyi berderit-derit, bisa bikin sinyal HP tetep full meski dalem lift… di tiap lantei di deket lift, ada dispenser aqua dimana qt bisa minum gratis, mw air dingin, air panas, semuanya ada.
karena aset yang begitu besar, tentunya kantor LA dilengkapi dengan pengamanan yang baik pula. misalnya dalam penanganan gangguan listrik, hari ini kan mati lampu tuh gara-gara ada gangguan di PLN (katanya suatu sumber suara tanpa wujud), tapi ternyata, LA punya genset yg bisa menjaga kelangsungan aktivitasnya dengan baik-baik saja, 5 lantai tetap terang benderang (kecuali musolanya, tahvava…), komputer-komputer pun bisa nyala semua. selain pengamanan di sumber tenaga, security fisiknya juga terjamin. walo pun kekna mah ga ada RONCAR, tp banyak tempat yg untuk sekedar masuk aja butuh fingerprint scanner, dan kamera pengawas juga ada dimana-mana. so, klo mw berbuat kriminal meningan jangan disini, resikonya gede…
gbr2. kamera pengawas dan alat pengaman pintu.
naah, nuff bout de kantor, the story goes on to bagian tempat kami berkontribusi. kami teh sy, iman mahdi, dan dewe. disini kami ditempatin di bagian yang namanya Dukophar, singkatan dari Dukungan Operasional dan Pemeliharaan. Menurut bapak Agus di thamrin pas hari pertama pengarahan, ini adalah bagian yg penting dan ga boleh diotak-atik (nyesel lah zam ma edu ga jadi disini).
di sini kami dibekali dengan 2 buah komputer bwat bertiga. karena iman bawa laptop, 2 buah komputer ini dirasa sudah mencukupi untuk memuaskan hasrat kami berpraktek kerja. akses internet disini super cepat, make VPN ke ITB bisa buka rileks serasa dari dalem ITB aja, padahal klo pake speedy, ngerileks pake VPN teh bisa sampe lumutan saking lambatnya… sayangnya, PC yang dikasi buat kami speknya… Pentium 1.5… lemot+sering ngehang, tapi gpp lah, dah sukur dikasi pinjem kompie.
membenarkan pernyataan iman mahdi dalam postingan beliau, kadang2 kita bertiga kaya ga ada kerjaan aja sampe sempet-sempetnya ngupdate mnemonic pake MPLS, crimping dan narik kabel, belajar ngonfigure switch catalyst (ga ngerti sama sekali, though), restrukturisasi intranet divisi ophar pake Joomla, ngupdate trunk MPLS, masang OS bwat server yang baru beli, nambahin user bwat passport secara semi-automatic, belajar PHP (kepaksa coz dikasi deadline), tapi alhamdulillaah masih ada waktu bwat kami untuk ngerjain hal-hal bermanfaat seperti nyemplung di forum otaku (kesenengan dewe), nonton film di laptop (kerjaan iman mahdi), tidur, boker, makan singkong, makan keripik, baca novel, dan tentunya, YMan….
ditengah fluktuasi kesibukan yang tak menentu, kami tetap setia menggantungkan asa akan adanya kejutan-kejutan kecil tiap harinya. di divisi kami, meski baru kerja 8 hari, qt udah pernah 2 kali dapet gratisan.. hari pertama kerja, ada mba aini (foto not available) ultah dan bagi-bagi J.Co, terus kmarin, ada mba-mba bermuka dingin ntah siapa tiba-tiba dateng ke meja kami dan ngasih bento bwat makan siang seorang satu. kasian lah pokonya anak-anak yang ga di divisi kami :p well, intinya mah KP disini tergolong senang deh, sedikit pun ga terlintas d pikiran bwat pindah perusahaan…
naah, sy dah cape nulisnya, yg baca jg kemungkinan dah bosen, so segini dulu aja lah, salam…
* PERINGATAN PEMERINTAH: kini telah hadir, Lintasarta FC untuk menjawab tantangan tim maut!!
gbr3. Dukophar Warriorrs. dari kiri: iman mahdi, saiah, dewe
iman nambahin dikit: kayanya foto gw jadi gelap gara2 ngambilnya pake webcam laptop… =D
Selingan yang menyenangkan
ditengah – tengah menu yang sangat padat hari ini, ternyata ada pula selingan yang bisa membuat kami tersenyum bahagia.
belum apa2 udah ada menu pagi menjelang siang, pada gambar diatas terlihat kotak holland bakery disebelah kanan laptop. semangat lah langsung kita2 ini =)
tunggu dulu, belum selesain sampe disitu, setelah itu kita lanjut makan siang, dan kebetulan kami diundang oleh manajer bidang transmisi untuk makan siang bersama seluruh jajaran karyawan di bidang transmisi. berikut suasana makan siang kami :
salam,
-tim maut p3b-
KP di Polytron (PT Hartono Istana Teknologi) ~ day 1 n 2
16 Juni 2008 – day 1
Hari pertama nih..
Cukup membingungkan juga sebenernya. Tanpa perkenalan perusahaan, gak pake jalan-jalan perkenalan pabrik dulu, gak pake perkenalan juga dmana toilet dan kantin (alhasil tadi nyasar haha), langsung dikasih kerjaan dari bagian Engineering.
Pertama-tama sih disuruh isi formulir data diri n Jamsostek. Trus langsung dijelasin projectnya dari bag. Engineering. Untung dulu (entah bbrp bulan lalu) sempet ke Polytron n nanya2 tugasnya bakal kayak apa, jadi sudah ada gambaran kasar. Hari ini diberi penjelasan lagi, biarpun gak nambah jelas juga sih..
Intinya sih kita bikin alat bantu produksi yang bakal berupa entah counter jumlah produk atau timer lama waktu produksi, tujuannya salah satunya untuk menghitung efisiensi mesin dan/atau produktivitas. Nah bagian Engineering ini (atau kita yg KP ini) tugasnya memfasilitasi bagian Produksi, bikin alat sesuai bag. Produksi maunya bikin alat yg spesifikasi dan outputnya kayak apa nantinya. Jadi alat kita masih belum jelas karena orang yg di bagian Produksi lagi cuti. Besok dia baru masuk lagi n kami semua berharap by tomorrow akan lebih jelas lagi tujuan akhir dari tugas kita ini..
Lalu, abis itu kita blajar Zilog dan Delphi.. Requirement-nya emang kayak gitu.. Jadi udah gak jaman pake Atmel lagi, dsini pakenya Zilog.. Nah lo… Harus blajar database juga n programming pake Delphi, yang notabene pake bahasa Pascal, gak pake C atau C++ lagi.. Nah lo… Intinya sih banyak belajar nih, kayak belajar SisMik dan DasPro all over again dalam waktu sebulan or less haha..
Satu hal lagi yang berkesan di sini, karena pabriknya emang gede, pekerjanya banyak (ribuan mungkin ya..) n makan siangnya disediain gratis dsini. Kantinnya gede juga sih, muat juga lho menampung segitu banyaknya orang. Trus makannya menunya seragam tapi komplit, 4 sehat 5 sempurna, pake buah segala! Tempat makan/piringnya cukup unik, kayak yg di kantin SMA di filem2 barat gitu deh, dijatah pake satu tray buat tiap orang hehe..
Oke segitu dulu dari kami.. Masih menunggu kedatangan Adieb dan Zul yang barusan selesai membela nama ITB..
Ami – 13205163
Yusuf – 13205203
17 Juni 2008 – Day 2
Hari ini… Adieb n Zul sudah tiba dengan selamat sentausa di Kudus dan mengikuti KaPe hari ini…
Hehehe udah sempet menikmati kantin dan hidangannya yang unik juga… Ternyata udah pada makan Soto Kudus juga pagi-pagi di depan kosan mereka (biarpun kata gw pasti gak seenak yg di alun2 haha..)
Kerjaan hari ini masih sama2 aja.. Yusuf n Zul melanjutkan bikin downloader Zilog, sampe akhirnya stuck dan bosen dan end up ngusilin org lain, sampe udah gak bosen lagi n nyoba lagi ngoprek dari sisi lain (ntah diapain gw juga gak ngerti..) Gw n Adib belajar Delphi, pake tutorial hasil ngesave page dari sheepdog.com (klo gak salah), iseng2 nyobain bikin program game2 kecil gak mutu dari tutorialnya haha..
Satu hal yang berbeda hari ini di ruangan 1 (ruangan tempat anak2 KaPe, yang gedenya cuma 4×3m) agak penuh. Kemarin cuma gw n Yusuf yg ada di Ruangan 1. Hari ini kedatengan Adieb n Zul plus 6 lagi org2 TI dari Atmajaya n Unpar yang juga KaPe dsini. Udah cuma segede gitu ruangannya, ditambah ada meja gede 5 biji, kursi 11 biji, diisi lagi sama 10 orang yang lagi KaPe tumplek blek di satu ruangan.. Untung ber-AC, kalo gak sih gak kebayang sumpeknya hehe..
Yah.. Jadi hari ini.. Masih belum jelas mo ngapain lagi… Masih belajar Delphi n Zilog.. Ngoprek2 lagi sebisanya..
Orang dari Bag. Produksi, i.e. Pak Indrat, udah ada sih dsini, cuma masih sibuk dengan kerjaannya sendiri plus ngurusin 6 orang anak TI tadi jadi kita ditelantarkan untuk sementara.. Hopefully this will change (for the better) tomorrow…
Ami 13205163
Yusuf 13205203
Adieb 13205102
Zul 13205159
ps: sebenernya ada bbrp foto tapi berhubung gw agak bego jadi gak bisa masukin dsini haha…
Banyak kali menu kita hari ini (Cinere , 18 juni 2008)
menu kita hari ini ada banyak sekali;
1. tugas tentang pemaparan bay pengantar pada suatu saluran. (tugas besar)
disini kita ambil contoh bay penghantar untuk daerah petukangan (lihat gambar dibawah), pada gambar terlihat komponen2 yang digunakan untuk suatu bay penghantar, seperti ; rel, PMS rel/line/tanah, PMT, Current Transformer (CT), Capasitor Voltage Tranformer (CVT) , Wave Trap, & LA (lightning arrester).
2. FOIS (Force Outage Information System)
tugas yang diberikan Sub Bidang enjineering sistem transmisi kepada tim maut 2 , yaitu tentang suatu tools berbasis online untuk melaporkan , mencatat , serta menganalisa kinerja suatu komponen yang mengalami kegagalan yang ada pada suatu gardu induk dan saluran transmisi.
3. Distance relay
tugas yang diberikan sub Bidang proteksi, kontrol , dan scada kepada tim maut 1, yaitu tentang suatu relai penghantar yang bekerja berdasarkan impedansi penghantar, dan bergantung pada besarnya SIR (source to line impedance ratio).
itu menu kami hari ini.
buat teman2 semua yang sedang KP , ayo kita tetap semangat menjalaninya!!
salam dari cinere
-tim maut p3b-
KaPe di tempat y suangaat juauuuh!!!
Jauh kan relatif, PAU ITB-kan (tempat kape saya) juga jauh kalo kalian liatnya dari Amerika ato dari kutub selatan sono.He3. mmm…bingung juga yah gimana caranya menyajikan semua pengalaman dan unek-unek yang ada di pikiran tentang kape, agar enak dibaca dan bisa bermanfaat (secara awak yang jarang menulis). Akhirnya setelah hari ke-11kp di VersatileSilikon bisa rilis juga tulisan ini. Biar mudah bacanya mungkin bisa saya bagi kategori tentang kape ini ke dalam beberapa bagian soalnya byk banget yang mau ditulis:
<bagian pertama> Tentang pekerjaan dan aktivitas yang di lakukan
Di Versatile silikon tugas pertama awak membuat model MatLab untuk DVB-H(DIgital Video Broadcasting hand held).
Penjelasan: Digital Video Broadcasting merupakan transmisi video digital dengan berbasiskan format video kompresi MPEG-2. Nah lu, bingung kan?? :p he4x
Penjelasan dari “penjelasan”: Intinya itu semacam streaming video. Nah, kenapa kita memakai sinyal digital? Itu karena dengan memakai sinyal digital, sinyal yang dikirim akan lebih mudah untuk direkonstruksi nantinya pada receiver (lebih tahan terhadap noise dll). Terus kenapa pake format MPEG-2? Karena dengan memakai format kompresi MPEG-2 kita dapat menghemat bandwidth dengan amat sangat (Misal kalo kita mentransmisikan data HDTV tanpa dikompresi butuh bandwidth 1-1.5 Gbps. Tetapi kalo setelah dikompresi cumin butuh bandwidth 12-20 Mbps. Kerasa banget kan).
Penjelasan dari “penjelasan dari “penjelasan””: Wah,keknya gak butuh deh. Kalo masih gak ngerti juga PM ajah ya! He99x peace
Oh ya pada awalnya sempat di wawancarai ama pak Trio, Bu Ami, Teh Nisa, dan Kang Mata. Udah agak lupa tetapi kira-kira seperti ini:
Pak Trio: “Kamu sub jurusan apa?”
Saya: ” Telkom pak.”
Pak Trio: “Ngerti MatLab?”
Saya: ”Nggak pak.”
Pak Trio: “Pengennya di tempatin dimana?”
Saya: ”mmm..Dimana ya? Terserah Bapak saja.”<secara belum tahu apa-apa>
Pak Trio: “Kalo anak Telkom mungkin bantuin ngerjain Matlab saja ya.”
Saya: ” Ya pak.”
<Terus tiba2 kang Mata nanya>
Permata: “Kamu anak WS kan?”
Saya: ”Iya”
Pak Trio: “Berarti ada sense di hardware dong. Apa kamu ngerjain RTL saja?”
Saya: ”Bisa pak, tapi nanti buat laporan kapenya mungkin lebih cocok di bagian modeling Matlab pak.”
Bu Ami: “Iya, dia kan anak Telkom nanti sulit buat laporan KaPenya”
Pak Trio: “Ya sudah, nanti kamu bantu di bagian DVB –H. Nanti modeling Matlabnya dulu. Kalo sudah selesai mungkin bisa masuk sekalian di RTL-nya.”
Saya: ”Iya pak.”
…….
Hari pertama kerja, dikasi tempat kerja sendiri beserta seperangkat computer. Sempet pindah-pindah juga sih. Yang paling serem, di tempat kerjaku pertama kali, letaknya tepat persis di depan pintu ruangan Pak Mervin. Setiap kali beliau keluar <jreng> terasa hawa “pembunuh”. Walaupun sebenarnya beliau baik (sering bercanda juga sama pegawai di sana) tetapi tetep aja ada rasa gimana gitu. Tahu sendirilah ya.
Fasilitas yang diberikan ya kompie beserta jaringan internet kampus, makan siang (yummy..), kalo gaji nggak tahu (belum nanya).
Waktu briefing kerja, serasa kayak ospek jurusan ajah. Secara yang ngasi briefing Seniro Mata dan senorita annisa. Mereka ngasi berbagai penjelasan dan pengarahan. Ada beberapa poin yang awak tangkep:
- Mari lestarikan budaya yang baik di VS ini (disiplin). Kerja 8 jam sehari, Kalo datang jam 8 pulang jam 4, kalo datang jam 9 pulang jam 17. Silakan menyesuaikan.
- Kalo bingung ngerjain sesuatu segeralah bertanya
Overall KaPe di sini sangat bermanfaat. Mungkin kita bakalan sering bingung tentang gimana caranya bikin source code, kenapa seperti ini, Gimana caranya nge-dump file. Tapi kita nggak pernah bingung mo ngerjain apa (alias nganggur).
-Supernan-
aka husnan
<to be continued>
Lintasarta TBS Divisi 2 Part 1
Selamat siang dari divisi 2 LA TBS!
Disini Iman Mahditama melaporkan, atas nama gw sendiri, Sapu, dan Dewe.
Berhubung laptop gw untuk sementara ini ga punya koneksi ke internet (kabel LAN ga ada, dan bwt connect wifi pun ga punya user id.. hiks..), jadi gw pun ga bisa melakukan kerjaan yang berarti. Makanya gw pun memutuskan untuk ngisi blog ini saja, meneruskan cerita2 dari Abi dan Dhanang.
Sementara itu, di sebelah gw, Dewe sedang ngutak-atik source code webpage yang dia bikin dari pagi tadi, pake PHP n MySQL… dan Sapu, selain ngelakuin hal yang sama dengan Dewe, juga… eh.. sedang bingung mikirin caranya menghapus 8000-an e-mail sekaligus dari account Yahoo!-nya.
Oke…, off to the main part.
Pertama, mgk banyak yang bingung pas baca tulisan Dhanang n Abi, terus nemuin kata2 LA, TBS, ATD, DST…
Jadi, ceritanya tuh gini…
Kami semua kan diterima untuk kape di perusahaan networking di Jakarta, namanya Lintasarta (di lingkungan internal sering disingkat LA). LA ini di Jakarta punya dua kantor besar, satu di ATD Plaza di Jalan MH Thamrin; dan satu lagi di jalan TB Simatupang (TBS), kalo dari jalan Fatmawati tu belok ke arah Pondok Indah.
Abi, Arifin, Fanu, Salman ditempatkan di ATD.
Dhanang, Joko, Sapu, gw, Dewe ditempatkan di TBS.
Berhubung rumah gw tu di Gandul, deket Cinere, jadi kalo pagi2 ke sini ga butuh lebih dari setengah jam. Sementara Dewe yang rumahnya di Joglo butuh sekitar 45 menit untuk nyampe sini. Dan karena masuk jam 8, jadi ya bisa rada nyantai… Tadi pagi aja gw n Sapu baru kebangun jam 6.45 (dengan amat sangat kaget karena di luar udah terang banget), baru berangkat jam 7.20, tapi masih bisa nyampe kantor di bawah jam 8.
Terus jg, gw mw ngoreksi info dari Dhanang. Divisi tempat gw, Sapu n Dewe kp itu namanya bukan Dukungan Operasi Harian, tapi Dukungan Operasi dan Pemeliharaan.
Jam kerja kita di sini sama kaya yang Abi bilang, Senen ke Jumat, 8 to 5, dengan lunch break jam 12 selama 1 jam. Kerjaan-kerjaan di kantor ya… kadang ada yang tahpapa, tapi ada juga yang berat, dan bahkan keren abis. Which means… ya kadang2 kita ber3 emang ga ada kerjaan dan stuck with doing things as nyampah as chatting each other through ebuddy or meebo (meskipun duduk jg sebelah2an), tapi pas lagi ada kerjaan, kita jg sempet make Joomla, MPLS, SSH, Telnet, SQL, PHP. Secara garis besar, yang kita ber3 lakukan tuh kurang lebih merestrukturisasi database intranet nya perusahaan. Yang kerasa paling keren itu waktu kami ber3 disuruh nolongin mbawa server 4 biji dari gudang ke data center. Wah, masuk data center rasanya kaya masuk ke setting film spy a la Mission: Impossible apa trilogi Bourne gitu dah! Hahaha…
Dan, yang saat ini sedang kami lakukan adalah: mencoba membuat database yang bisa menampung seluruh perangkat data center milik Lintasarta. Perangkat data center yang dimaksud antara lain ya server dan router. Membuatnya pake PHP (untuk interface website nya) dan SQL (untuk database nya).
Untuk sementara itu dulu deh. Ini ternyata di sebelah gw, Sapu udah mulai nulis juga. Berhubung gw pingin tulisan gw di-Upload duluan (=P), jadi kudu buru2. Untuk foto, sama seperti Abi dan Dhanang, kayanya bakal menyusul. Bukan apa-apa. Gw ga pingin keduluan upload sama Sapu aja…
Comments (2)
Comments (3)
Comments (3)

































